WAWANCARA DENGAN PEDAGANG DI LINGKUNGAN SEKITAR PUSAT GROSIR TANAH ABANG

WAWANCARA DENGAN PEDAGANG DI LINGKUNGAN SEKITAR PUSAT GROSIR TANAH ABANG


            Seperti yang telah kita tahu, Pusat Grosir Tanah Abang bagaikan pasar legendaris sejak tahun 1753-an. Pasar ini merupakan lokasi favorit bagi para pembeli yang berasal dari manca negara dan tanah air. Begitu pula bagi para pedagang, lokasi ini merupakan tempat yang sangat tepat untuk melakukan usaha dagang. Mereka berasal dari berbagai macam daerah dan suku, tak terkecuali penduduk Jakarta yang bertempat tinggal di sekitar Pasar Tanah Abang. Dengan budaya bisnis yang berbeda-beda sesuai dengan etnis dan asal daerah, tidak menyurutkan para pengadu nasib memilih tempat ini sebagai tempat mereka mencari nafkah.

 Gambar

            Saya telah melalukan wawancara dengan salah satu pedagang yang menjajakan dagangannya di sekitar Pasar Tanah Abang. Nama beliau adalah Pak Yunus, berusia 48 tahun. Beliau berasal dari Purwokerto, dan beliau merupakan pedagang mainan untuk anak-anak. Pak Yunus bertempat tinggal di Jl. Kebon Kacang 1 no 76 Tanah Abang Jakarta Pusat. Ia tinggal bersama istri dan tiga orang anaknya.

            Tahun 2002 adalah tahun dimana Pak Yunus beserta anak dan istrinya singgah ke daerah ini. Beliau diajak oleh teman sekampungnya untuk melakukan usaha di daerah ini, karena di kampung ia hanya menjadi kuli bangunan yang penghasilannya tidak seberapa. Bapak tiga anak ini pun nekat menantang kerasnya hidup di Jakarta dengan hanya bermodalkan pakaian dan tekad yang kuat. Sementara belum mendapat pekerjaan, beliau tinggal di rumah teman sekampungnya yang berlokasi tidak jauh dengan kediamannya saat ini. Usaha sebagai penjual mainan anak-anak dilakoninya demi ketiga anak beserta istrinya. Di kampung ia hanya menjadi buruh bangunan yang penghasilannya tidak cukup untuk menghidupi keluarganya. Dengan usaha yang beliau jalani saat ini, beliau dapat membiayai kelangsungan hidup keluarganya dan dapat menyekolahkan anak-anaknya. 

            Pak Yunus beruntung karena memiliki teman dan tetangga yang baik, mungkin karena mayoritas penduduk di sekitar kediaman Pak Yunus berasal dari tanah Jawa, sehingga beliau dapat dengan mudah menjalin hubungan baik dengan masyarakat di sekitar kediamannya. Hubungan baik pun terjalin dengan pedagang-pedagang di daerah Pasar Tanah Abang. Sudah tidak ada perbedaan ras di daerah ini, semua sama rata, tanpa memandang etnis dan logat bahasa yang digunakan.

            Demikianlah wawancara yang saya lakukan dengan Pak Yunus. Menurut saya beliau memiliki kepribadian yang baik, karena beliau sangat murah senyum walaupun dengan orang asing. Ia tidak malu memaparkan sedikit perjalanan hidupnya kepada saya, padahal baru saat itu kami bertemu. Saya merasa nyaman mewawancarai beliau karena jawabannya selalu ditambahkan dengan sedikit canda yang membuat saya merasa sudah kenal lama dengan beliau. Untuk itu dalam tulisan ini saya ingin berterima kasih kepada Pak Yunus karena berkat beliau saya mendapat pelajaran hidup dimana kita tidak boleh berhenti berusaha demi masa depan yang lebih baik.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s